profil

Tuntutan pasar yang tercermin lewat berbagai penelitian oleh beberapa organisasi profesi akuntansi seperti American Accounting Association (AAA), American Institute Certified Public Accountants (AICPA), Institute of Management Accountants (IMA), Deloitte, Ernst & Young (EY), KPMG, dan PriceWaterhouseCooper (PWC) menyiratkan bahwa sudah saatnya kurikulum akuntansi berubah. Seorang akuntan harus dipersiapkan tidak hanya untuk menjadi calon akuntan dengan profesi sebagai akuntan publik (auditor), namun juga menjadi akuntan yang bergerak di banyak sektor, misalnya: pemerintahan, manajemen, maupun pasar modal. Selain perubahan kurikulum, pilihan-pilihan lapangan pekerjaan dari lulusan sarjana akuntansi juga kemudian menjadi lebih luas akibat kebutuhan dunia bisnis. Seorang akuntan kemudian perlu disiapkan untuk mampu menggunakan knowledge dan skillnya dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan dengan mempertimbangkan aspek-aspek lain, satu di antaranya adalah aspek pajak.


Saat ini, jumlah wajib pajak (WP) belum ideal bila dilihat dari sisi jumlah penduduk dan unit bisnis di Indonesia. Berdasarkan catatan dari Ikatan Konsultan Pajak Indonesia di www.bisnis.com (11 Pebruari 2009), hanya terdapat kurang lebih 1.350 konsultan pajak Dari total 10.000.000 WP (baik orang pribadi maupun badan). Tidak kurang dari 20.000 sumber daya pajak dibutuhkan dalam beberapa tahun ke depan, dengan 6.000 hingga 8.000 di antaranya adalah Auditor Pajak (Ketua BPK, dalam Harian Kompas, 11 Nopember 2006). Selain itu, target penerimaan pajak oleh pemerintah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Target penerimaan pajak tahun 2008 sebesar Rp500.000.000.000.000,00 meningkat menjadi menjadi Rp617.300.000.000.000,00 di tahun 2009 (Ketua Komite Tetap Fiskal dan Moneter Kadin Indonesia, Bambang Soesatyo). Berbagai fakta dan fenomena di atas kemudian melahirkan kebutuhan dunia bisnis akan sumber daya yang mempunyai skill dan knowledge yang memadai di bidang pajak.


Pertanyaan besar yang muncul kemudian adalah apa yang dapat dilakukan pajak tanpa informasi akuntansi serta manfaat apa yang dapat diperoleh dari informasi akuntansi tanpa mempertimbangkan aspek pajak? Informasi akuntansi menjadi dasar bagi pengambilan keputusan bisnis, sedangkan pajak merupakan aspek yang harus selalu dipertimbangkan dalam setiap keputusan tersebut. Dengan demikian, akuntan yang memiliki pengetahuan dan skill pajak yang memadai akan sangat dibutuhkan dalam dunia bisnis.


PROSPEK PROFESI

  • Personal Tax Consultant
  • Corporate Tax Consultant
  • Tax Professional
  • Tax Authority Service


VISI:
“striving for excellence in tax accounting academics and profession based on Christian values”
 
MISI:

  • Menjadi market leader dalam pendidikan akuntansi dan pajak.
  • Mengembangkan penelitian dalam bidang akuntansi dan pajak.
  • Mengintegrasikan kompetensi akademik dan profesional dalam bidang akuntansi dan pajak.